Olahraga

Wisata Olahraga Sumatera Selatan Makin Menggeliat, dari Jakabaring hingga Danau Ranau

02 Jun 2026
Dibaca 215 kali

PALEMBANG — Sumatera Selatan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah potensial untuk pengembangan wisata olahraga atau sport tourism. Tidak hanya mengandalkan kuliner, sejarah, dan budaya Sungai Musi, provinsi yang dikenal sebagai Bumi Sriwijaya ini juga memiliki infrastruktur olahraga bertaraf nasional serta bentang alam yang mendukung kegiatan olahraga rekreasi.

Salah satu ikon utamanya adalah Jakabaring Sport City di Palembang. Kawasan olahraga ini menjadi simbol kesiapan Sumatera Selatan dalam menggelar berbagai event besar. Kompleks Jakabaring Sport City disebut memiliki luas sekitar 325 hektare dan dikembangkan melalui sejumlah momentum olahraga besar, mulai dari PON 2004, SEA Games 2011, hingga Asian Games 2018.

Keberadaan Jakabaring membuat Palembang memiliki daya tarik berbeda dibandingkan banyak kota lain. Wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati Jembatan Ampera, pempek, dan Sungai Musi, tetapi juga dapat melihat langsung kawasan olahraga yang pernah menjadi pusat perhatian Asia. Area stadion, danau, arena dayung, arena menembak, lapangan atletik, hingga fasilitas olahraga lain menjadi bagian dari pengalaman wisata yang memadukan rekreasi dan sejarah prestasi olahraga.

Selain Jakabaring, wisata olahraga di Sumatera Selatan juga berkembang melalui event lari. Ampera Tourism Run 2025 misalnya, digelar di kawasan Jembatan Ampera dan diikuti ribuan peserta. Event tersebut menghadirkan kategori 5K dan 10K, sekaligus menjadi sarana promosi gaya hidup sehat dan pariwisata Kota Palembang.

Kegiatan lari lain yang turut memperkuat ekosistem sport tourism adalah Musi Run. Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, Sumatera Ekspres Musi Run merupakan event lari tahunan dengan jarak tempuh 5 kilometer dan 10 kilometer. Ajang ini menjadi salah satu agenda olahraga yang dinantikan para pelari di Sumatera Selatan.

Tidak hanya di Palembang, potensi wisata olahraga juga tumbuh kuat di kawasan alam, terutama Danau Ranau di Kabupaten OKU Selatan. Danau ini dikenal sebagai salah satu destinasi alam unggulan dengan panorama air, pegunungan, dan suasana sejuk yang cocok untuk aktivitas olahraga luar ruang. Indonesia Travel mencatat sejumlah aktivitas olahraga yang dapat dilakukan di Danau Ranau, seperti bersepeda, berenang, jet ski, hingga kegiatan rekreasi air lainnya.

Danau Ranau juga menjadi lokasi penyelenggaraan Sriwijaya Ranau Gran Fondo, event sepeda yang menggabungkan olahraga, pariwisata, dan promosi daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyebut rangkaian Sriwijaya Ranau Gran Fondo dan Festival Danau Ranau XXIV Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung pada 14–15 November 2025, dengan agenda antara lain lomba Gran Fondo, gala dinner, serta festival seni dan budaya dari berbagai kecamatan di OKU Selatan.

Ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi pesepeda, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Pemerintah Kabupaten OKU Selatan sebelumnya menyebut Sriwijaya Ranau Gran Fondo sebagai event sport tourism kebanggaan Sumatera Selatan yang turut mendorong pariwisata, perekonomian, dan UMKM di kawasan Danau Ranau.

Perkembangan wisata olahraga ini menunjukkan bahwa Sumatera Selatan memiliki kombinasi modal yang kuat: infrastruktur olahraga di Palembang, keindahan alam di OKU Selatan, serta event rutin yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah. Dengan pengelolaan yang konsisten, sport tourism dapat menjadi pintu masuk baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, dan menggerakkan ekonomi kreatif lokal.

Ke depan, penguatan kalender event, promosi digital, fasilitas pendukung, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas olahraga, pelaku UMKM, dan industri pariwisata menjadi kunci. Jika dikelola dengan baik, Sumatera Selatan tidak hanya dikenal sebagai daerah sejarah dan kuliner, tetapi juga sebagai destinasi wisata olahraga unggulan di Indonesia.

AdvertisementAdvertisement