Ngaben, Memahami Upacara Kremasi Umat Hindu Bali
Bagi masyarakat Hindu Bali, Ngaben adalah upacara sakral untuk mengantar roh kembali ke asalnya. Begini cara wisatawan menyaksikannya dengan hormat.
Ngaben adalah upacara kremasi dalam tradisi Hindu Bali. Upacara ini dimaknai sebagai cara mengembalikan unsur-unsur tubuh ke alam—dikenal sebagai Panca Maha Bhuta—sekaligus membebaskan atma (roh) agar dapat melanjutkan perjalanannya.
Prosesi yang penuh warna
Salah satu bagian paling dikenal adalah arak-arakan bade, menara usungan bertingkat yang dipikul beramai-ramai oleh warga banjar menuju tempat kremasi. Jenazah kemudian dipindahkan ke wadah berbentuk hewan, misalnya lembu, sebelum dibakar.
Karena membutuhkan biaya dan persiapan besar, sejumlah desa menyelenggarakan Ngaben massal agar lebih ringan bagi keluarga.
Etika bagi wisatawan
- Kenakan pakaian sopan, kain (kamen) dan selendang.
- Jangan menghalangi jalannya prosesi atau berdiri di depan keluarga.
- Minta izin sebelum memotret, dan hindari penggunaan lampu kilat.
- Ingat bahwa ini adalah upacara duka, bukan pertunjukan wisata.
Suka dengan artikel ini?
Komentar 0
Komentar ditutup.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!